Di era globalisasi ini ilmu pengetahuan dan teknologi  informasi sudah sangat pesat mulai dari telepon genggam (HP), laptop, note book dan lain-lain sebagainya. Globalisasi merupakan  proses dimana hubungan sosial dan terjadi ketergantungan antar negara dan anatar manusia di dunia, sedangkan menurut kamus bahasa indonesia globalisasi adalah proses masuknya ruang lingkup dunia.

Di era globalisasi ini menyebabkan beberapa aspek kehidupan semakin meroket perkembangannya hal ini di dorong oleh beberapa aspek antara lain: perkembangan teknologi, intergrasi ekonomi dunia, perubahan politik dunia dan berkembangnya perusahaan transnasional.

Indonesia adalah negara ke-5 terbesar jumlah penduduknya di dunia, indonesia juga negara terbesar jumlah penduduknya yang beragama muslim, sehingga warga dunia memandang indonesia adalah negara yang religius, beradab dan berbudi luhur, akan tetapi sangat ironis sekali di media-media elektronik, cetak dan surat-surat kabar berita yang  di tayangkan adalah yang tidak mencerminkan negara yang berpenduduk muslim yaitu korupsi yang merajala lela di segala sendi kehidupan, pembunuhan, perzinahan, tawuran antar pelajara dan unsur-unsur yang lain yang bersifat kriminalitas.

Sebagian masyarakat menganggap perubahan sebagai hal yang biasa. Masyarakat Barat memiliki kebanggaan diri karena mereka mampu bersikap maju dan tidak mau ketinggal zaman. Di era globalisasi sekarang ini arus budaya, politik, ekonomi negara asing sudah sangat cepat kita jumpai dimana-mana, keniscayaan yang pasti adalah perubahan sosial budaya di negara kita terutama generasi muda indonesia  sudah tidak terbendung lagi. Perubahan budaya yang terjadi di generasi muda antara lain dengan munculnya berbagai tren gaya rambut, pakain, pergaulan, gaya bahasa dll. Dengan demikian harus dimiliki dan mampu  memberi warna dan mempengaruhi unsur-unsur budaya lain, sebaliknya pengaruh globalisasi   dan  berdampak negatif  jika terjadi goncangan budaya  (cultural shock)  dan ketimpangan budaya ( cultural lag) yang akan menyebabkan krisis identitas diri.

Indonesia adalah negara yang sangat  kaya raya yang didalamnya terdapat sumber daya alam yang limpah meruah, antara lain negara terbesar yang menghasilkan gas bumi,emas, nikel, tembaga, kopi terbesar di dunia, 80% tumbuhan herbal tumbuh di indonesia,flora dan fauna semua ada dan tumbuh di Indonesia,  dengan potensi kekayaan alam yang sangat melimpah ruah ini tentunya harus di imbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berpengetahuan luas.

Bapak proklamator Ir.Soekarno berkata “berikan kepada saya satu pemuda maka akan aku goncangkan Indonesia, berikan dua pemuda kepada saya maka akan aku goncangkan dunia”. Generasi muda adalah generasi yang akan mempimpin indonesia dimasa yang akan datang, sehingga dengan baiknya pemuda pada saat sekarang maka keniscayaan akan baik pula indonesia yang akan datang.

Pada masyarakat berkembang, kebudayaan menjadi ciri jati dirinya. Di era globalisasi ini perubahan  sosial-budaya sudah  tidak terbendungkan lagi dan sesuatu keniscayaan, sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama,  perkembangan dan kemajuan kebudayaan suatu masyarakat tidak terlepas dari kemajuan yang dialami oleh masyarakat lain yang  saling mempengaruhi (open system), sehingga dengan perubahan sosial-budaya yang terjadi pada saat sekarang bukan saja tanggung jawab pemerintah tetapi  menjadi tanggung jawab dalam tingkat keluarga, masyarakat, dan unsur-unsur lain pun ikut berpartisipasi dalam mengawal  dan mengkontrol budaya-budaya asing yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila dan  agama, dengan sama-sama kita bertanggung jawab maka dipastikan  generasi muda  sekarang,  akan menjadi pemimpin pada masa yang akan datang dengan moral dan berahlak sesuai dengan nilai-nilai pancasila dan agama.

Penulis: Waliyadin Sholeh S.Pd.I